
Way Kanan– Dalam upaya untuk memperluas pengetahuan masyarakat tentang pertanian, Tim Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0427/Way Kanan telah melaksanakan penyuluhan pertanian di Balai Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari program nonfisik yang ditawarkan dalam rangkaian TMMD.
Kegiatan penyuluhan menarik perhatian banyak masyarakat, terutama para petani setempat yang aktif dalam sesi bagi materi penyuluhan. Tujuan dari acara ini adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan tambahan kepada peserta sehingga dapat meningkatkan produktivitas dalam praktik bertani mereka sehari-hari.
Penyuluhan pertanian ini menjadi bagian integral dari program TMMD ke-130 Kodim 0427/Way Kanan yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia dan mendorong kemajuan di sektor pertanian masyarakat pedesaan. Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, TMMD juga menekankan pengembangan kegiatan nonfisik yang dapat menunjang kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kemampuannya.
Letkol Arm Sigit Windarto, Dandim 0427/Way Kanan, menyatakan bahwa inisiatif penyuluhan pertanian merupakan wujud komitmen TNI dalam memperkuat kapasitas petani sebagai elemen vital dalam mendukung ketahanan pangan. Ia berharap melalui penyuluhan ini, petani mampu menambah pengetahuan dan menerapkan teknik pertanian yang lebih efektif sesuai dengan kebutuhan di lahan mereka.
Salah satu petani dari Kampung Gunung Sangkaran, Bapak Yudianto, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan tersebut. Ia meyakini bahwa penyuluhan ini akan menghasilkan manfaat signifikan bagi para petani dalam mengembangkan usaha mereka di bidang pertanian.
“Kami berterima kasih kepada TNI atas program TMMD ke-130 yang telah melaksanakan penyuluhan seperti ini. Semoga ilmu yang diberikan dapat meningkatkan hasil pertanian dan memberikan kesejahteraan bagi keluarga para petani,” kata Yudianto. Dengan keberadaan kegiatan ini, diharapkan program TMMD ke-130 dapat memberikan dampak yang bermanfaat, baik dalam aspek fisik maupun pengetahuan kepada masyarakat, serta memfasilitasi kerja sama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat untuk kemajuan pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Way Kanan.
