
PAMEKASAN – Tugas Satgas TMMD ke-130 dari Kodim 0826/Pamekasan telah resmi dimulai dengan proyek pembangunan sumur bor yang berlokasi di Dusun Koberung, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Proyek ini diharapkan menjadi jawaban bagi problematika kekurangan air bersih yang sering dialami oleh penduduk, terutama ketika musim kering tiba.
Pekerjaan pembuatan sumur bor dimulai pada Selasa (27/10/2026) pada pukul 08.49 WIB. Para anggota Satgas bersama masyarakat lokal terlihat bersinergi dalam mendirikan peralatan pengeboran, terfokus di lahan persawahan yang saat itu dalam kondisi kering.
Serda Syarif, Babinsa Desa Jarin, yang turut serta dalam kegiatan tersebut, menyatakan bahwa pembangunan ini memberikan harapan baru bagi penduduk yang selama ini berjuang mendapatkan air bersih. “Saya merasakan langsung kesulitan warga Koberung saat musim kemarau tiba. Alhamdulillah, kesempatan melalui TMMD ke-130 ini bisa kita wujudkan agar warga tidak lagi kesulitan mendapatkan air,” terang Serda Syarif.
Rencananya, sumur bor ini akan memenuhi kebutuhan air bersih bagi dua dusun, yaitu Dusun Koberung dan Dusun Kotalon. Dusun Koberung diisi oleh 430 kepala keluarga (KK), sementara Dusun Kotalon memiliki 480 KK. Secara keseluruhan, 910 KK diharapkan dapat menikmati manfaat dari keberadaan sumber air tersebut.
Air dari sumur bor ini tidak hanya diharapkan memenuhi kebutuhan rumah tangga tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pengairan pertanian warga. Ketersediaan air adalah hal krusial bagi masyarakat Desa Jarin, yang sebagian besar menggantungkan sumber kehidupan dari sektor pertanian.
Desa Jarin sendiri merupakan salah satu penyokong pangan utama di Kabupaten Pamekasan, dengan luas lahan sekitar 500 hektare, dan sekitar 95 persen penduduknya berprofesi sebagai petani. Jumlah penduduk di desa ini mencapai 4.413 jiwa yang tersebar di enam dusun.
Dengan adanya pembangunan sumur bor dalam program TMMD ke-130, Satgas Kodim 0826/Pamekasan berkomitmen untuk membantu mengatasi masalah ketersediaan air bagi masyarakat. Jika berjalan sesuai harapan, fasilitas ini akan menjadi sumber air yang bermanfaat untuk keperluan rumah tangga sekaligus mendukung aktivitas pertanian penduduk.
