LUWU TIMUR – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-130 oleh Kodim 1403/Palopo dianggap sebagai salah satu manifestasi nyata dari kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur, dalam rangka mempercepat pembangunan di daerah tersebut.

Hal ini terlihat jelas saat rombongan Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-130 mengunjungi Desa Parumpanai dan Desa Cendana, yang terletak di Kecamatan Wasuponda dan Burau pada hari Minggu (1/11/2026).

Tim Wasev yang dipimpin oleh Kolonel Inf Merthen Pasundan selaku Irut-6 Sumdanas Itter Itumi Itjenad, disertai oleh Kapten Cbh Choirul Mustakim, disambut hangat oleh Dandim 1403/Palopo berserta jajaran Forkopimda Kabupaten Luwu Timur.

Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, mengungkapkan bahwa program TMMD memberi dampak yang signifikan bagi pembangunan daerah, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan TMMD ke-130 ini dan berterima kasih atas kontribusinya,” katanya.

Dia juga menyoroti berbagai sasaran fisik yang dikerjakan oleh Satgas TMMD, seperti jalan penghubung Rende-Rende, jembatan beton Cendana, serta rumah tidak layak huni (RTLH) dan sumur bor, yang jelas memberikan manfaat bagi warga setempat.

Di lain pihak, Ketua Tim Wasev menekankan pentingnya kunjungan tersebut untuk memastikan setiap kegiatan TMMD dilaksanakan sesuai dengan rencana dan memenuhi kebutuhan tepat sasaran.

“Kami berupaya memastikan kualitas setiap hasil kerja Satgas TMMD dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya dinilai dari aspek fisik, tetapi juga dari perkuatan hubungan antara TNI dan rakyat. “Kemanunggalan antara TNI dan masyarakat harus terus diperkuat,” lanjutnya.

Kegiatan Wasev pun dilanjutkan dengan tinjauan langsung ke lokasi pembangunan untuk mengamati perkembangan dan hasil kerja Satgas TMMD ke-130.