AMBON – Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta efek kabut asap, dilakukan penyuluhan tanggap bencana oleh Satgas TMMD ke-130 Kodim 1504/Ambon bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon di Dusun Seri, Negeri Urimessing, Kecamatan Nusaniwe pada Kamis (05/11/2026).

Penyuluhan ini dipimpin oleh Vitta Berhitu, S.STP., M.Si., dari BPBD Kota Ambon, yang menyampaikan kepada warga tentang bahaya serius dari pembakaran lahan sembarangan. Menurutnya, kebakaran tidak hanya merusak lingkungan dan ekosistem, tetapi juga menurunkan kualitas udara dan dapat membahayakan kesehatan masyarakat akibat kabut asap yang dihasilkan.

Vitta menekankan pentingnya partisipasi semua lapisan masyarakat dalam pencegahan Karhutla. Disarankan kepada warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan agar segera berkomunikasi dengan pihak otoritas jika mereka melihat adanya titik api yang mencurigakan.

Selain itu, materi penyuluhan mencakup langkah-langkah perlindungan dalam menghadapi kabut asap, terutama bagi kelompok vulnerabel yang direkomendasikan untuk menggunakan masker. Warga dihimbau untuk tetap waspada ketika kualitas udara menurun dan jarak pandang berkurang. Satgas TMMD berharap melalui edukasi ini, masyarakat akan lebih peduli terhadap lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.