SEBATIK – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berupaya menyelesaikan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Pak Hamsah yang terletak di Desa Liang Bunyu, Pulau Sebatik, perbatasan Indonesia-Malaysia, tanpa mengenal lelah. Meski malam menjelang, para prajurit bersama masyarakat lokal tetap antusias bekerja, membangun dan menyusun struktur rumah. Ini merupakan bentuk nyata dari komitmen Satgas TMMD untuk menyelesaikan proyek tersebut sebelum batas waktu yang telah ditentukan.

Dalam suasana yang remang-remang diterangi oleh lampu darurat, semangat untuk gotong royong tidak pernah padam. Pengerjaan rumah hingga larut malam dilakukan demi mengincar target program, sekaligus untuk memberikan hunian yang aman bagi Pak Hamsah. Sinergi antara TNI dan masyarakat setempat menunjukkan pentingnya kerjasama di dalam membangun negara.

Pembangunan rumah di lokasi strategis di ujung perbatasan ini melambangkan kehadiran negara bagi komunitas. Dengan progres yang terus mengalami peningkatan hingga malam hari, Satgas TMMD yakin rumah Pak Hamsah akan siap diserahkan lebih awal dari yang dijadwalkan, memberikan kebahagiaan bagi keluarganya yang menunggu.

Keluarga Pak Hamsah pun menantikan foto kehidupan baru di rumah baru mereka. Proyek renovasi ini tak hanya berarti lebih dari sekedar fisik, tetapi juga mencerminkan kerja keras negara dalam memberikan kehidupan yang lebih baik bagi setiap warganya.