Bandar Lampung – Dalam terik panas yang melanda Kelurahan Pinang Jaya, suara mesin bor dan dentang alat berat saling bersahutan. Suara ini bukan sekadar kebisingan biasa, melainkan melambangkan harapan bagi ratusan keluarga yang mendambakan akses air bersih yang layak. Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129, Satgas Kodim 0410/Kota Bandar Lampung tengah giat mengerjakan pembangunan sumur bor sebagai solusi menghadapi masalah krisis air yang telah lama menghantui masyarakat setempat.
Pada hari Rabu tanggal 5 Agustus 2026, proses penggalian dan pembangunan infrastruktur untuk air bersih ini mencapai tahap yang sangat penting. Prajurit TNI yang berseragam camouflaged dan warga lokal bekerja sama dengan penuh semangat, saling membantu tanpa mengenal lelah. Bagi penduduk Pinang Jaya, memperoleh air bersih merupakan tantangan tersendiri, khususnya saat musim kemarau ketika sumur-sumur dangkal sering kali menjadi kering dan air yang tersedia berkualitas buruk, memaksa mereka untuk mengandalkan pasokan dari jauh.
Kehadiran Satgas TMMD Ke-129 di wilayah ini menjadi momen yang sangat berarti. Pembangunan sumur bor dirancang bukan hanya sebagai infrastruktur tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Dengan adanya sumber air bersih yang mengalir, diharapkan dapat menurunkan risiko penyakit akibat lingkungan, meningkatkan kebersihan, serta mengurangi beban ekonomi masyarakat yang sebelumnya harus mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkan air bersih.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, menegaskan bahwa semua program yang dilaksanakan dalam TMMD ini diutamakan untuk efektivitas dan keberlanjutan. Setiap tetes air dari sumur bor ini diharapkan memberikan dampak positif yang dapat dirasakan dalam jangka panjang, bukan hanya sebagai solusi sementara. “Kami ingin memastikan bahwa setelah program ini selesai, masyarakat tetap dapat menikmati akses air bersih untuk meningkatkan taraf hidup dan kesehatan mereka,” katanya saat meninjau lokasi.
