BOJONEGORO, – Dalam kapasitasnya sebagai Komandan Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun 2026, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, pada Rabu (15/7/2026), menekankan pentingnya program terpadu dan lintas sektor yang dilakukan dalam TMMD. Ia menyebutkan bahwa program ini sangat strategis serta efektif untuk mendorong akselerasi pembangunan di daerah, baik dari segi ekonomi, pertahanan, maupun meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air.
Program TMMD dengan tema ‘TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa’ tahun ini berlokasi di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kegiatan ini diperkirakan berlangsung mulai 15 Juli hingga 18 Agustus 2026, melibatkan sejumlah instansi, mulai dari TNI, kementerian, hingga pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menjelaskan bahwa kegiatan TMMD di Desa Kesongo akan diadakan selama 30 hari, dengan fokus utama pada pengembangan infrastruktur yang secara langsung memenuhi kebutuhan warga. Sasaran program ini mencakup pembangunan dua titik jalan cor beton, normalisasi sungai afvoer, rehabilitasi empat ruang kelas sekolah, pembangunan satu sumur bor, peningkatan kualitas sembilan unit Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), serta drainase.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyelenggarakan kegiatan nonfisik seperti penyuluhan mengenai program Keluarga Berencana (KB), penanganan stunting, penghijauan, dan ketahanan pangan. Diharapkan, program TMMD ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat ketahanan sosial di kalangan masyarakat. “Kami berharap program ini memberikan dampak langsung kepada masyarakat sekaligus mempererat kerjasama antara TNI, pemerintah daerah, dan komunitas,” tutup Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.
