BOJONEGORO, – Dinding-dinding bata ringan yang sebelumnya belum terawat kini perlahan mengalami transformasi yang signifikan.

Dengan ketelitian yang tinggi, para prajurit TNI secara seksama menghaluskan lapisan pelamir, memberikan sentuhan baru pada hunian Ibu Jasmiati (48), penduduk RT.009 RW.003, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Proses ini bukan hanya sekadar untuk mempercantik bangunan, namun menjadi simbol kehadiran harapan baru dan kenyamanan bagi penghuninya. Pemandangan hangat ini menandai berlangsungnya program peningkatan kualitas Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan di Desa Kesongo pada Kamis (30/7/2026).

Di penghujung proyek, anggota Satgas TMMD giat meratakan pelamir ke setiap sudut dinding untuk memastikan bahwa hasil akhir pengecatan akan terlihat tidak hanya rapi, tetapi juga kuat dan tahan terhadap cuaca. Tak hanya itu, beberapa anggota lainnya terlihat berdiskusi dengan warga dalam mengaduk semen dan memasang keramik lantai.

Saat cat dasar mulai menghiasi dinding, aura suram rumah itu pun sirna, memberikan tampilan yang lebih bersih, cerah, dan hangat. Lettu Ckm Purnomo, perwakilan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, menekankan bahwa kualitas pengerjaan selalu menjadi prioritas dalam setiap tahap rehabilitasi.

TNI berkomitmen untuk memastikan rumah yang diperbaiki dapat menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman dalam jangka waktu yang lama. ‘Memasuki tahap pelamiran sangat penting sebelum pengecatan. Kami mengutamakan hasil yang berkualitas tinggi bukan hanya menyelesaikan proyek dengan cepat,’ ujar Purnomo.

Ibu Jasmiati, pemilik rumah tersebut, tidak bisa menahan rasa harunya saat melihat perubahan hunian yang hampir selesai. ‘Saya sangat berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI Satgas TMMD. Mereka bekerja tanpa lelah dari pagi hingga sore. Rumah saya sekarang sangat layak dan nyaman,’ ucapnya penuh syukur.

Inisiatif RTLH dalam TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro ini mencerminkan semangat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat. Melalui dedikasi dan gotong royong, TNI tidak hanya merehabilitasi bangunan, tetapi juga mengangkat harapan dan kualitas hidup masyarakat di desa-desa terpencil.