BOJONEGORO, – Pembangunan suatu daerah tidak hanya diukur dari seberapa megah tampak fisik proyeknya, tetapi lebih pada esensi kebersamaan dan rasa kemanusiaan yang terkandung di dalamnya.
Di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, fokus utama dari kemajuan desa ini terlihat dalam interaksi hangat antarwarga yang saling bahu-membahu. Dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 untuk tahun anggaran 2026, para prajurit TNI menunjukkan perannya yang lebih dari sekedar tenaga kerja konstruksi.
Salah satu aksi nyata yang dilakukan adalah kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan Masjid setempat pada hari Minggu, 26 Juli 2026. Sejak pagi, suasana di area masjid begitu hidup, di mana personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro bersinergi dengan masyarakat setempat menyisir seluruh area rumah ibadah tersebut.
Kegiatan yang dilakukan meliputi penyapuan halaman, pembersihan ruang salat dan wudhu, serta pengangkutan sampah yang berserakan. Tanpa memandang perbedaan pangkat atau status sosial, prajurit dan warga kerja sama dalam satu irama, menyemarakkan kembali semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat desa.
Wajah masjid yang kini bersih dan asri pun siap menyambut jamaah dengan kehangatan yang lebih. Lettu Ckm Purnomo, Dan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, menyatakan, “Kami ingin kehadiran Satgas TMMD dirasakan tidak hanya dalam bentuk fisik pembangunan, tetapi juga melalui aktivitas sosial yang langsung bermanfaat bagi masyarakat. Kami membersihkan masjid sebagai wujud pengabdian kepada warga.”
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan fasilitas umum adalah tanggung jawab bersama. “Kami berharap, lewat aksi sederhana ini, kesadaran untuk merawat aset desa semakin berkembang,” tambahnya.
Momentum kegiatan ini dipandang Lettu Ckm Purnomo sebagai pijakan untuk memperkuat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat. “Kegiatan sederhana ini mempererat hubungan emosional antara TNI dan warga. Inilah inti dari TMMD, membangun desa serta menciptakan kebersamaan,” tutupnya.
Rasa bangga tampak di wajah masyarakat Desa Kesongo menyaksikan prajurit yang ikut serta dalam aktivitas bersih-bersih ini. Selama ini mereka mengenal tentara hanya dari kegiatan pembangunan jalan dan perbaikan rumah layak huni, namun kehadiran tentara di masjid memberikan momen yang lebih dekat dan personal.
Aksi gotong royong ini menjadi bukti bahwa program TMMD bukan sekadar proyek fisik belaka, melainkan juga menanamkan nilai kepedulian, merawat persatuan, dan menciptakan lingkungan hidup yang bersih serta harmonis bagi seluruh masyarakat.
