BOJONEGORO, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan. Di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, pelaksanaan TMMD ke-129 tahun anggaran 2026 menunjukkan bahwa inti dari program ini bisa menjangkau lebih dari sekadar fisik.

Pada sore Jum’at (24/7/2026), suasana penuh keakraban terasa di pelataran RT.021/RW.004 Dusun Kedungpandan. Dua prajurit muda dari Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, yaitu Prada Ridho dan Prada Yustik, tampak bersantai di antara warga, menciptakan suasana yang hangat dan akrab tanpa adanya sekat di antara mereka.

Percakapan yang hangat diisi dengan tawa dan cerita, di mana kedua prajurit mendengarkan berbagai kisah dari masyarakat setempat, mulai dari keluh kesah hingga harapan mereka. Dengan cara ini, mereka juga membagikan pengalaman dan cerita tentang kehidupan sebagai seorang prajurit TNI.

Komunikasi sosial seperti ini memiliki arti penting bagi keberhasilan TMMD, menurut Komandan SS-1 SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto. Ia menyebutkan bahwa interaksi yang erat dan humanis ini menjadi dasar tegaknya hubungan antara TNI dan masyarakat. Keterhubungan yang dibangun di antara mereka diharapkan dapat membawa dampak positif dan memperkuat jalinan kemanunggalan yang lebih mendalam.