Pidie – Suara palu serta semangat pengabdian senantiasa mengiringi setiap langkah anggota Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie dalam menyelesaikan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Rabunmah Amin, seorang warga yang berusia 62 tahun dari Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie. Proses pembangunan yang berlangsung pada hari Minggu (02/08/2026) ini tercatat telah mencapai 60 persen dengan penekanan pada pemasangan plafon dan pengecatan pada kusen pintu dan jendela.

Bagi Satgas TMMD, pembangunan rumah ini jauh lebih berarti daripada sekadar merampungkan struktur fisiknya. Setiap papan plafon yang terpasang serta setiap sapuan cat pada kusen pintu merepresentasikan harapan keluarga penerima agar mereka bisa menikmati kehidupan yang lebih baik, aman, dan nyaman dalam hunian baru mereka.

Menurut Koordinator lapangan, Lettu Inf Samsul Bahri, setiap anggota tim bekerja dengan penuh tanggung jawab untuk memastikan bahwa semua sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi standar kualitas. “Program TMMD lebih dari sekadar mengejar target pembangunan. Kami berusaha untuk memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat, sehingga kami melaksanakan setiap tugas dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Rasa kebanggaan juga dirasakan oleh Sertu Efendi yang terlibat langsung di lokasi proyek setiap harinya. Baginya, menjadi bagian dari Satgas TMMD adalah suatu kehormatan dan kesempatan untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat. “Melihat wajah bahagia warga saat rumah mereka mulai layak huni adalah sebuah kebahagiaan yang sulit diukur. Ini adalah bentuk nyata dari kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini dengan sepenuh hati agar rumah ini dapat dihuni dengan nyaman,” kata Sertu Efendi. Program TMMD Ke-129 ini menegaskan bahwa pembangunan bukan hanya mengenai fisik, tetapi juga tentang harapan dan meningkatkan semangat gotong royong di masyarakat.