LANDAK – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 tahun anggaran 2026 di Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Inisiatif ini juga bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kepedulian warga terhadap isu-isu lingkungan.

Upacara pembukaan TMMD ke-130 Kodim 1210/Landak diresmikan oleh Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, M.H. pada hari Selasa (13/10/2026) yang berlangsung di Lapangan SMPN 11 Ngabang.

Selama satu bulan penuh hingga 11 November 2026, salah satu program unggulan adalah penggarapan ketahanan pangan di lahan seluas satu hektare. Diharapkan, kegiatan ini mampu mendorong masyarakat untuk memaksimalkan potensi lahan yang ada dan sekaligus mendukung upaya kemandirian pangan di lingkungan desa.

Selain itu, program ini juga mencakup penanaman 200 bibit pohon sebagai bagian dari kegiatan TMMD. Aktivitas ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan lingkungan secara berkelanjutan. Pembangunan lainnya yang direncanakan termasuk rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan sumur bor, sanitasi, normalisasi sungai, serta kegiatan pembersihan lingkungan.

Dandim 1210/Landak Letkol Inf. Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., menjelaskan bahwa TMMD bertujuan untuk memberikan dampak luas bagi masyarakat. “Dengan keterlibatan 150 personel gabungan dan dukungan dari masyarakat, kami optimis semua target dapat dicapai dan memberikan manfaat yang signifikan bagi warga Desa Amboyo Selatan,” ujarnya.

Satu lagi, di luar program fisik, kegiatan penyuluhan juga akan dilakukan mencakup topik-topik seperti wawasan kebangsaan, bela negara, kesehatan, pencegahan stunting, serta keterampilan pertanian. Kegiatan-kegiatan ini membuktikan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mengedepankan pengembangan sumber daya manusia dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan ketahanan pangan.