Luwu Timur – Meski medan yang dilalui tergolong sulit, langkah Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, tetap mantap untuk secara langsung meninjau pelaksanaan pembangunan di daerah sasaran fisik. Dengan memanfaatkan kendaraan taktis Maung, ia berupaya menembus jalur yang cukup ekstrem pada Kamis (15/10/2026).

Jalur yang ditempuh memiliki banyak lubang yang dalam serta berlumpur, sehingga memerlukan kewaspadaan ekstra bagi dalam perjalanan tersebut. Setelah berhasil sampai di lokasi, Dansatgas pun segera memantau pekerjaan peningkatan jalan serta rabat beton yang sedang dikerjakan oleh personel TMMD dan masyarakat setempat.

Kedatangan Dansatgas tidak hanya bertujuan untuk memantau kemajuan proyek, tetapi juga untuk memberikan semangat dan motivasi kepada para prajurit yang terlibat langsung dalam pekerjaan di lapangan. “Alhamdulillah, kita telah sampai di lokasi sasaran fisik untuk peningkatan jalan dan rabat beton. Kehadiran kami di sini dimaksudkan untuk memberikan dorongan kepada semua prajurit dan menyapa masyarakat, serta mendengarkan aspirasi mereka,” ungkap Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro.

Ia menekankan bahwa medan yang berat menjadi pendorong baginya untuk memantau perkembangan proyek TMMD secara langsung. “Kendala yang ada justru memacu semangat kami untuk melihat kemajuan di lapangan dan berinteraksi dengan masyarakat secara langsung,” tuturnya. Dengan pelaksanaan TMMD Ke-130, ia berharap akan ada manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat, terutama yang berada di daerah terpencil yang sering mengalami kesulitan akses. “Semoga keberadaan TMMD dapat membuat masyarakat merasakan kehadiran TNI, khususnya di daerah pedesaan yang terpencil,” pungkasnya.