Nabire – Puskesmas Wanggar Sari yang terletak di Distrik Wanggar SP-B, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, kini dapat bernafas lega setelah menghadapi masalah krisis air bersih. Program TMMD Ke-130 Kodim 1705/Nabire mengambil langkah nyata dengan menyelesaikan proyek pembuatan sumur sepanjang 12 meter pada Senin (13/10/2026). Proyek ini telah mencapai 100 persen dan berhasil menemukan sumber air dengan debit yang melimpah serta kualitas air yang jernih.

Kehadiran sumur baru ini menjadi angin segar bagi para tenaga medis dan warga yang memerlukan akses ke layanan kesehatan di Puskesmas Wanggar Sari. Air bersih sangat penting untuk menjamin kelancaran pelayanan kesehatan, menjaga kebersihan, serta mendukung kegiatan sanitasi dan kebutuhan pasien di puskesmas tersebut.

“Alhamdulillah, sumur galian di Puskesmas Wanggar Sari SP-B telah rampung dan airnya mengalir dengan baik,” ungkap Pasi Ops Kodim 1705/Nabire, Kapten Inf Marselus Tunianan, yang juga merupakan Dan SSK TMMD Ke-130. Dia menambahkan bahwa penyelesaian pekerjaan ini adalah hasil sinergi antara berbagai personel giat Kodim 1705/Nabire, Brigif 82/WKB, Denzipur 12, dan Yon TP 804/DBAY.

Kapten Inf Sunata, Pasi Ter Kodim 1705/Nabire dan Penyelenggara TMMD Ke-130, menjelaskan bahwa pembangunan sumur merupakan salah satu wujud nyata dari upaya memenuhi kebutuhan masyarakat. “Program ini sangat sesuai dengan kebutuhan yang ada. Kami tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur dasar, tapi juga sarana kesehatan,” tambahnya. Dia berharap agar sumber air yang baru ditemukan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk keperluan pelayanan kesehatan dan memberikan dampak positif bagi komunitas di sekitar Puskesmas Wanggar Sari.