Luwu Timur – Meskipun terik matahari menyengat, semangat para prajurit Kodim 1403/Palopo yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-130 tidak pudar. Mereka tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan jalan rabat beton bersama masyarakat pada Minggu (18/10/2026), meski terkadang harus menghadapi cuaca hujan.

Sejak pagi buta, anggota Satgas sudah mulai bekerja dengan warga lokal di lokasi proyek. Mereka dengan sigap mengangkut material seperti semen dan bahan bangunan lainnya secara bergotong royong, sebelum melanjutkan dengan proses pengecoran yang dilakukan secara bertahap.

Suhu udara yang mencapai 36 derajat Celsius menjadikan pekerjaan ini sebuah tantangan tersendiri. Namun, semangat para prajurit tetap tak tergoyahkan, karena mereka menyadari bahwa pembangunan jalan ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memfasilitasi aktivitas masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah dan para petani.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, menjelaskan bahwa para prajurit sudah terbiasa dengan berbagai medan dan cuaca dalam menjalankan misi mereka. “Cuaca yang ekstrem bukanlah penghalang, melainkan sebuah bagian dari pengabdian yang kami lakukan,” ujarnya. Ia juga menegaskan pentingnya mencapai target pembangunan dengan memperhatikan kualitas dan keselamatan kerja.

Semangat Tim Satgas semakin menguat ketika melihat masyarakat turut berpartisipasi dalam pekerjaan. Keterlibatan warga menjadikan kegiatan ini terasa lebih bermakna dan mengedukasi. Serda Wayan, salah satu anggota Satgas, juga menyampaikan bahwa dukungan yang diberikan oleh masyarakat sangat berarti bagi motivasinya dan teman-teman lainnya. “Melihat mereka bekerja bersama kami, rasa lelah dan panas seolah menghilang. Kami berharap jalan ini segera selesai agar anak-anak sekolah dan petani bisa beraktivitas dengan lebih mudah,” ucapnya.

Pembangunan jalan rabat beton yang panjangnya 400 meter ini pun terus dipercepat. Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo optimis dapat menyelesaikan semua sasaran fisik sebelum upacara penutupan dilakukan.