
LEBAK— Pembangunan desa tidak hanya terfokus pada aspek infrastruktur, tetapi juga bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang sehat dan teredukasi, bebas dari peredaran narkoba. Hal ini tercermin dalam kegiatan penyuluhan mengenai bahaya narkoba yang digelar bagi siswa-siswi SMPN 3 Cibeber, sebagai bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 0603/Lebak di Desa Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.
Dalam acara tersebut, Ipda Ogi Septia Renggana, S.H., yang merupakan Kanit Satnarkoba Polres Lebak, diundang sebagai pembicara utama. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh siswa dan siswi, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka mengenai bahaya narkoba serta pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif di sekitar mereka, termasuk dalam pergaulan sehari-hari.
Materi edukatif yang disampaikan dalam penyuluhan mencakup berbagai aspek bahaya narkoba yang harus dipahami oleh para pelajar. Remaja yang berada dalam fase pencarian identitas diri perlu dibekali pengetahuan yang tepat untuk mengenali risiko, dapat menolak ajakan yang dapat membahayakan, dan mampu mengambil keputusan yang bijaksana.
Dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba mencakup kerusakan kesehatan fisik dan mental, gangguan pada proses belajar, hingga masalah relasi sosial serta konsekuensi hukum yang parah. Oleh karena itu, sangat penting bagi para pelajar untuk menjalani kehidupan dengan cara positif, membangun hubungan pertemanan yang konstruktif, dan tidak mudah terpengaruh oleh bujukan yang merugikan.
Melalui penyampaian materi oleh narasumber, diharapkan siswa-siswi semakin sadar untuk menjauhi narkoba, berani menolak tawaran berisiko, dan mengerti tentang pentingnya berkomunikasi dengan guru, orang tua, atau pihak berwenang jika mereka menjumpai tanda-tanda penyalahgunaan narkoba di sekitar mereka.
Kegiatan penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya nonfisik dalam program TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak. Program ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui edukasi, penyuluhan, serta kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kolaborasi antara TNI dan Polri dalam kegiatan ini mencerminkan pentingnya kerjasama lintas sektor untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, terhadap bahaya narkoba. Sekolah adalah tempat strategis untuk memperkenalkan pengetahuan serta sikap antinarkoba sejak usia dini.
