Luwu Timur – Interaksi antara TNI dan masyarakat sangat terlihat dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Kodim 1403/Palopo. Selain fokus pada pelaksanaan pembangunan, petugas Satgas juga menyisihkan waktu istirahat untuk menjalin keakraban dengan warga dan para pekerja yang terlibat dalam proyek.

Keakraban ini tampak jelas di area peningkatan jalan yang terletak di Dusun Rande-Rande, Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, pada Selasa (20/10/2026). Sejumlah anggota Satgas terlihat berkumpul bersama para pekerja lainnya untuk menikmati waktu makan siang dan memperbincangkan berbagai hal dalam suasana yang santai.

Situasi penuh kehangatan ini mencerminkan bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi medium untuk mempererat silaturahmi. Di tengah padatnya aktivitas, interaksi yang sederhana dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih akrab dan semangat kebersamaan yang kuat.

Salah satu personel Satgas TMMD ke-130, Serda Irwan, menekankan bahwa menjalin hubungan baik dengan masyarakat sangat berperan dalam kelancaran program yang sedang dijalankan. “Kami memanfaatkan waktu istirahat untuk berbincang dan menjalin silaturahmi, sebab kebersamaan adalah kunci lancarnya pelaksanaan TMMD. Hal ini menggerakkan semangat gotong royong di antara kami,” ungkapnya.

Menurut Serda Irwan, hubungan yang baik antara anggota Satgas, warga, dan pekerja akan memperkuat kerjasama dalam proses pembangunan. Diharapkan, dengan adanya komunikasi yang baik, semua aktivitas dapat berjalan lebih efektif dan penuh semangat. TMMD juga berfungsi sebagai wahana bagi TNI dan masyarakat untuk saling mengenal dan membangun rasa peduli terhadap perkembangan desa mereka.

Dengan kebersamaan yang dibangun saat makan siang, Satgas TMMD Kodim 1403/Palopo membuktikan bahwa semangat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat bisa tumbuh dari interaksi sehari-hari, baik saat bekerja maupun beristirahat.