Morowali – Inisiatif unggulan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), yang bertajuk “Bersatu dengan Alam”, bermain peran penting dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 oleh Kodim 1311/Morowali. Dalam program tersebut, Satgas TMMD bekerja sama dengan penduduk setempat untuk menanam 1.000 pohon mangrove di pesisir Kepulauan Umbele demi menjaga keberlanjutan lingkungan.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat mereka berbondong-bondong menanam bibit mangrove dengan dukungan anggota Satgas TMMD. Selain berfungsi untuk meminimalisir abrasi pantai, mangrove juga berperan vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir serta menyediakan habitat bagi berbagai jenis biota laut.
Letkol Inf Baja Sirait, selaku Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1311/Morowali, mengungkapkan bahwa Program Bersatu dengan Alam adalah wujud perhatian TNI AD terhadap pelestarian lingkungan yang dilaksanakan secara berkesinambungan dan melibatkan masyarakat luas.
“Melalui Program Bersatu dengan Alam, kami ingin menggugah kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Penanaman mangrove ini tak hanya untuk kebutuhan saat ini, tapi juga sebagai investasi untuk generasi yang akan datang agar wilayah pesisir tetap terjaga, produktif, dan terlindungi dari ancaman abrasi,” jelas Dansatgas. Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berpusat pada infrastruktur, namun juga pada pelestarian lingkungan, menciptakan pembangunan yang berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat di masa depan.
