
LUWU TIMUR – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo tengah mempercepat proyek renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang ditujukan untuk Ibu Widyawati di Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur. Pekerjaan yang berlangsung pada Kamis (29/10/2026) ini memasuki tahap krusial setelah penyelesaian pondasi.
Dalam proses pembangunan, anggota Satgas bersama dengan masyarakat setempat mulai memasang dinding batako dan tiang penyangga, yang merupakan langkah fundamental untuk menciptakan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi Ibu Widyawati serta kedua anaknya. Kerja sama antara TNI dan warga terlihat jelas di lokasi proyek, di mana setiap individu saling bahu-membahu dalam menyiapkan material dan melakukan konstruksi agar semua berjalan dengan baik.
Kapten Inf. Mika Ramang, yang menjabat sebagai Dan SSK Satgas TMMD ke-130, mengungkapkan bahwa proyek RTLH untuk Ibu Widyawati menjadi fokus utama, terutama karena penyelesaian rumah Ibu Mida di Dusun Cendana sudah hampir rampung. “Hari ini kami kebut pembangunan RTLH Ibu Widyawati. Semua material telah tersedia dan antusiasme anggota serta warga sangat terlihat. Kami menargetkan dalam waktu tiga hari ke depan, proses pemasangan atap sudah bisa dimulai,” ungkap Kapten Mika.
Ibu Widyawati mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterimanya melalui program TMMD. Sebagai seorang buruh tani, ia sebelumnya tinggal di rumah yang terbuat dari anyaman bambu yang sudah lapuk. Kini, dengan perkembangan pembangunan, harapannya untuk memiliki rumah yang lebih kuat dan nyaman semakin mendekati kenyataan. “Saya berterima kasih kepada Bapak Dandim dan semua anggota Satgas TMMD. Akhirnya saya bisa memiliki rumah yang kokoh dan tidak lagi kehujanan,” ujarnya dengan penuh haru.
Pembangunan RTLH ini merupakan bagian dari upaya Kodim 1403/Palopo untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat guna memiliki tempat tinggal yang layak. Dengan kolaborasi yang baik antara Satgas dan masyarakat, diharapkan rumah Ibu Widyawati dapat segera selesai dan layak huni, sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
