LEBAK – Sinergi antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi pendorong utama dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0603/Lebak. Hal ini terlihat jelas dalam proyek pembangunan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di kawasan Citorek, Kabupaten Lebak, yang kini mencapai tahap penyelesaian hingga 80 persen.

Para anggota Satgas berkolaborasi dengan penduduk setempat untuk menyelesaikan setiap aspek pembangunan. Gotong royong yang terlihat di lapangan memberikan dorongan signifikan bagi percepatan pekerjaan, sehingga semua unit rumah diharapkan sudah rampung sebelum TMMD ditutup.

Serka Rianto, Babinsa dari Koramil 0315/Bayah yang aktif di Citorek, memberikan apresiasi terhadap semangat solidaritas masyarakat dalam mendukung proyek ini. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sangat tergantung pada kerjasama semua pihak yang terlibat dalam program tersebut.

“Dengan progres yang sudah mencapai 80 persen, kami yakin kelima unit Rutilahu dapat diselesaikan sebelum akhir TMMD ke-130. Kami akan terus berupaya maksimal agar hasilnya bermanfaat bagi masyarakat,” katanya. Pembangunan ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan hunian yang layak, namun juga menguatkan hubungan antara TNI dan rakyat, menciptakan manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat.