KODIM 1605/BELU, Tim Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 sedang giat melaksanakan kegiatan fisik yang menyasar infrastruktur desa. Fokus perhatian saat ini tertuju pada pembangunan tembok penahan tanah (TPT) yang akan memperkuat jalan usaha tani sepanjang 1.500 meter pada Selasa (4/8/2026).
Pembuatan tembok penahan ini dianggap sangat penting untuk menjaga kestabilan jalan dari potensi terjadinya erosi dan longsor. Hal ini mengingat bahwa jalur tersebut melintasi lahan persawahan dan tanah berawa yang rawan amblas saat hujan lebat.
Mayor Inf I Kadek Sukrawan, selaku Perwira Koordinator Lapangan dalam Satgas TMMD ke-129 Kodim 1605/Belu, menyatakan bahwa pembangunan tembok penahan merupakan langkah strategis dalam peningkatan infrastruktur jalan. “Dengan adanya jalan yang lebih baik, mobilitas petani dan pengangkutan hasil pertanian akan lebih lancar,” ujarnya, menekankan pentingnya menjaga kualitas jalan melalui konstruksi yang kuat.
Pada saat pelaksanaan, anggota Satgas TMMD 129 berkolaborasi dengan warga sekitar. Semangat gotong royong terwujud jelas saat mereka melakukan pengangkutan material, pencampuran adukan semen, dan pemasangan material dinding penahan. Diharapkan proyek ini dapat dituntaskan sebelum penutupan program TMMD agar segera memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.
