
Luwu Timur – Tindakan nyata dukungan masyarakat terhadap prajurit TNI terlihat dalam kegiatan TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo yang berlangsung di Desa Parumpanai dan Desa Cendana, Kabupaten Luwu Timur. Di tengah pelaksanaan pembangunan, warga, terutama para ibu, bahu-membahu menyiapkan dan mengantar makanan untuk anggota Satgas yang bertugas di lapangan.
Setiap hari, warga secara bergantian membawa makanan dari rumah mereka. Berbagai hidangan seperti nasi, lauk pauk, sayuran, gorengan, dan kue khas daerah telah dipersiapkan untuk prajurit yang sedang melakukan pengecoran jalan dan pemasangan bronjong jembatan. Selain itu, kopi, teh hangat, dan air kelapa muda juga disajikan untuk menemani waktu istirahat mereka.
Kegiatan ini dilakukan secara sukarela sebagai ungkapan terima kasih kepada pihak TNI yang ikut berkontribusi dalam pembangunan desa. Bagi warga desa, dukungan kepada Satgas tidak selalu berupa kehadiran fisik di lokasi, tapi juga bisa ditunjukkan dengan perhatian terhadap kebutuhan makanan para prajurit.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, menyampaikan rasa bangga dan terharu atas perhatian warga. “Dukungan dari Parumpanai dan Cendana sangat luar biasa. Mereka tidak hanya membantu dalam pekerjaan fisik, tetapi juga membawa makanan dari rumah mereka sendiri untuk prajurit. Ada yang datang membawa rantang, nampan kue, hingga kopi panas,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dukungan yang diberikan mencerminkan keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan program TMMD. “Ini adalah indikasi bahwa TMMD sangat dicintai oleh rakyat. Hubungan antara TNI dan masyarakat adalah hubungan yang tidak terpisahkan, seperti ikan dan air. Hal ini memberikan suntikan semangat bagi prajurit kami,” tambahnya.
Salah satu warga setempat, Sitti (48), menjelaskan bahwa niatan memasak secara bergiliran bermula dari pengamatan terhadap kerja keras para prajurit. “Kami merasa prihatin melihat para tentara yang bekerja dari pagi hingga sore di bawah terik matahari membantu pembangunan kampung kami. Jalan dicor, bronjong jembatan dipasang. Jadi, kami, para ibu, sepakat untuk secara bergantian memasak dan mengantar makanan,” jelas Sitti.
Sitti berharapkan, makanan yang mereka bawa dapat menjaga semangat dan stamina para prajurit dalam bertugas. “Semoga mereka kenyang, bersih, dan semangat dalam bekerja. Kami menganggap mereka seperti keluarga kami sendiri,” ujarnya.
Tindakan dukungan ini menunjukkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat terbangun melalui tindakan sederhana. Di lapangan TMMD, kolaborasi antara prajurit dan warga tuang dalam satu tujuan pembangunan, sedangkan kepedulian masyarakat turut memperkuat semangat anggota yang bertugas.
Dengan kebersamaan ini, pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menanamkan rasa kekeluargaan antara TNI dan masyarakat di daerah tersebut.
