Kota Bengkulu – Proses rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TMMD ke-130 Kodim 0407/Kota Bengkulu sangat bergantung pada keberadaan bahan bangunan. Setiap kebutuhan material terus dipantau agar tersuplai dengan baik sesuai kebutuhan pembangunan, Senin (19/10/2026).

Untuk menunjang renovasi yang dilakukan, material seperti semen, pasir, batu bata, kayu, hingga bahan untuk atap disiapkan. Ketersediaan bahan bangunan yang memadai ini memungkinkan pelaksanaan tugas Satgas bersinergi dengan masyarakat berjalan secara efektif.

Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, selaku Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0407/Kota Bengkulu, menekankan pentingnya kesiapan logistik selama masa pelaksanaan kegiatan.
“Kami berkomitmen untuk memastikan pasokan material untuk rehabilitasi RTLH tetap ada dan siap digunakan di lokasi,” tutur Condro.

Ia menambahkan bahwa distribusi material yang lancar sangat berpengaruh pada pengejaran target yang ditetapkan. Oleh karena itu, Satgas melakukan pengawasan terhadap kebutuhan di setiap lokasi agar sesuai dengan perkembangan pekerjaan yang berlangsung. Di lapangan, terlihat sinergi antara personel Satgas dan masyarakat yang bekerja sama dalam merenovasi rumah warga yang terdaftar sebagai penerima manfaat.

Kerja sama ini tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat setempat. Bagi warga yang menerima RTLH, program ini memberi harapan untuk memiliki hunian yang lebih layak. Rumah-rumah yang dulunya membutuhkan perbaikan kini mendapatkan sentuhan renovasi secara bertahap berkat kerja keras Satgas dan masyarakat.

Dengan tetap tersedianya material dan progres yang terus berlanjut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0407/Kota Bengkulu berkomitmen untuk menjaga kemajuan pembangunan agar semua rumah yang menjadi target dapat rampung sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.