Kota Bengkulu – Di tengah tingginya kegiatan pembangunan dalam program TMMD ke-130 yang digelar oleh Kodim 0407/Kota Bengkulu, para anggota Satgas tetap menunjukkan komitmen mereka terhadap kewajiban beribadah. Meski disibukkan dengan aktivitas fisik, mereka menyempatkan waktu untuk beribadah bersama masyarakat di Kelurahan Kandang Limun, Kota Bengkulu.

Saat waktu ibadah tiba, para prajurit diinstruksikan untuk menghentikan sejenak aktivitas pembangunan yang sedang berlangsung dan menjalankan kewajiban masing-masing. Prajurit yang beragama Islam menggelar salat berjamaah di Masjid Kelurahan Kandang Limun, sementara yang beragama Kristen turut melaksanakan ibadah di gereja-gereja terdekat pada hari Minggu.

Ibadah yang dilakukan secara bersama-sama ini tidak hanya menjadi aspek spiritual bagi para anggota Satgas, tetapi juga mempererat hubungan dengan masyarakat setempat. Melalui momen ini, hubungan antar prajurit dengan warga setempat kian terjalin, menciptakan suasana kekeluargaan yang harmonis selama program TMMD berlangsung.

Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, selaku Komandan Satgas TMMD ke-130, menekankan pentingnya disiplin dalam melaksanakan kewajiban rohani. Ia percaya bahwa kesibukan atau keletihan fisik di lapangan seharusnya tidak dijadikan alasan untuk mengesampingkan tanggung jawab spiritual. “Ibadah memberikan ketenangan jiwa dan kekuatan mental bagi prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian,” katanya.

Kegiatan tambahan berupa ibadah ini juga disambut baik oleh masyarakat dan tokoh agama, yang melihat kehadiran para prajurit mampu memperkuat ikatan sosial selama pelaksanaan TMMD. Dengan tetap menyeimbangkan antara tanggung jawab tugas dan kewajiban beragama, Satgas TMMD ke-130 diharapkan dapat memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.