Tulungagung – Dalam proses pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Pak Jaka yang terletak di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, terdapat momen menarik yang patut dicatat. Bu Jumiasih, istri dari Pak Jaka yang merupakan penerima manfaat, telah aktif berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan bersama anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung.

Keterlibatan Bu Jumiasih mencerminkan semangat masyarakat yang tidak hanya ingin menikmati hasil akhir pembangunan, tetapi juga berkontribusi dalam upaya menjadikan rumah yang lebih layak bagi keluarganya. Hal ini menunjukkan bahwa proses pembangunan ini adalah milik bersama, dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak tertentu saja.

Hingga Jumat (16/10/2026), dinding rumah Pak Jaka telah berhasil dibangun hingga setinggi kurang lebih dua meter. Dengan semangat kebersamaan, Satgas TMMD dan masyarakat setempat terus bekerja sama untuk menyelesaikan tugas tersebut dengan penuh kesungguhan.

Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., selaku Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung, memberikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif terlibat dalam berbagai kegiatan TMMD. “Keterlibatan seperti ini sangat kami harapkan, karena kerjasama antara TNI dan masyarakat membuat pekerjaan lebih ringan dan memperkuat hubungan kekeluargaan,” ungkapnya.

Dia juga menekankan bahwa TMMD bukan hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan sebuah upaya membangun rasa kebersamaan dan kepedulian di kalangan masyarakat. “Kami ingin membangun bukan hanya rumah, tetapi juga semangat gotong royong dan kepedulian yang akan terus hidup setelah TMMD berakhir,” pungkasnya.

Partisipasi Bu Jumiasih memberikan warna tersendiri pada pelaksanaan TMMD di Desa Pojok. Di balik tembok rumah yang terus menjulang, tersimpan semangat kolaborasi antara TNI, warga, dan keluarga penerima manfaat.