Tulungagung – Kodim 0807/Tulungagung berperan penting sebagai penggerak dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Kerjasama yang erat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat memungkinkan dimulainya berbagai proyek pembangunan yang bertujuan untuk mempercepat kemajuan di daerah pedesaan.

sebelum kegiatan di lapangan dimulai, Kodim 0807/Tulungagung telah melakukan serangkaian persiapan dan koordinasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua sasaran, personel, material, dan dukungan dari berbagai sektor dapat berjalan dengan baik dan terencana.

Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., selaku Komandan Kodim 0807/Tulungagung dan Dansatgas TMMD ke-130, berperan aktif dalam mengkoordinasikan semua kegiatan dalam program TMMD. “Program ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam perjuangan membangun desa. Setiap sasaran harus dijalankan dengan tanggung jawab serta semangat kerjasama, ” jelasnya.

TMMD ke-130 ini mencakup sejumlah sasaran fisik dan nonfisik yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Proyek utama yang menjadi fokus adalah pembangunan jalan beton sepanjang 1.373 meter yang diharapkan akan meningkatkan aksesibilitas bagi warga Desa Pojok.

Dengan jalan yang lebih baik, diharapkan mobilitas masyarakat dalam menjalani aktivitas sosial dan ekonomi akan semakin meningkat. Selain itu, Tim Satgas TMMD juga mengerjakan berbagai kegiatan fisik lain untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Di samping itu, kegiatan nonfisik yang mencakup layanan kesehatan seperti pengobatan gratis dan khitan massal juga menjadi bagian tak terpisahkan dari TMMD. Letkol Arh Hanny Galih Satrio menekankan pentingnya kolaborasi untuk mencapai keberhasilan dalam program ini.

“Setiap elemen yang terlibat harus melaksanakan tugasnya dengan baik agar setiap sasaran dapat terwujud dengan efektif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Keterlibatan aktif masyarakat merupakan pilar penting dalam setiap tahap pembangunan. Melalui gotong royong, masyarakat bisa terlibat langsung dalam pembangunan, sekaligus mengembangkan rasa memiliki terhadap hasilnya.

Dengan pendekatan kolaboratif tersebut, TMMD ke-130 yang digawangi oleh Kodim 0807/Tulungagung tidak hanya sekadar program pembangunan TNI, namun juga merepresentasikan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Diharapkan melalui kerjasama ini, proses pembangunan Desa Pojok dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.